Friday, May 20, 2011

Kesiapan belajar

Apa yang sebenarnya dibutuhkan anak untuk memasuki sekolah formal (SD)? Kesiapan belajar.

Ketika belajar menyetir mobil, ada prasyarat yang harus dipenuhi seseorang, antara lain: tinggi badan yang cukup (kaki bisa menyentuh pedal), daya penglihatan baik, koordinasi motorik tangan-kaki-mata baik. Jika prasayaratnya tidak dipenuhi, maka latihan yang seberat apapun tidak akan memberikan hasil yang maksimal. Demikian juga dengan belajar akademik di sekolah formal (SD). Ada beberapa prasyarat yang perlu dipenuhi, yang menandakan bahwa anak sudah "Siap Belajar".

Dalam dunia pendidikan anak usia dini (PAUD) istilah ini dikenal dengan Kesiapan Belajar (Learning Readiness), yaitu prakondisi pada siswa yang menjadi persyaratan agar siswa dapat belajar di Sekolah Dasar (SD) dengan baik. Kesiapan belajar inilah yang harus dimiliki setiap anak yang akan masuk SD. oleh sebab itu masa balita adalah masa membekali anak dengan Kesiapan Belajar. Kesiapan Belajar bisa dikelompokkan menjadi dua:

Kesiapan Belajar Utama
Prakondisi yang pertama-tama perlu dimiliki sebelum anak mulai belajar keterampilan atau pengetahuan apapun:
  • Kemampuan menyimak.
  • Kemampuan mengikuti instruksi.
  • kemampuan berkonsentrasi (rentang perhatian yang cukup panjang).
  • Kemampuan mengingat (objek atau urutan peristiwa).
  • Kemampuan memahami pembicaraan, cerita, kata, kalimat.
  • Kemampuan mengekspresikan diri secara verbal.
  • Sikap belajar yang positif (tekun, penuh rasa ingin tahu, inisiatif, berani, bermotivasi).
Jika anak tidak memiliki semua kemampuan di atas maka proses belajar akan mengalami hambatan.

Kesiapan Belajar Khusus
prakondisi belajar keterampilan/pengetahuan membaca dan menulis.

Keterampilan pra-membaca
Sebelum seorang anak bisa menulis, ia harus membaca. sebelum ia bisa membaca, ia harus mempunyai keterampilan pra-membaca. Misalnya: ia harus bisa membedakan bentuk, mengerti arah: atas, bawah, kiri, kanan. Kenapa? Karena inilah kemampuan yang membantunya bisa membedakan huruf yang hampir serupa seperti: b, p, q, dan d. Berikut adalah beberapa keterampilan pra-membaca yang harus dikuasai anak:
  • Kemampuan memahami urutan (sequencing).
  • Kemampuan membedakan bentu/warna (visual) atau suara (auditori).
  • Kemampuan membedakan arah: kiri, kanan, atas, bawah.
  • Ketetapan bentuk (form constancy).
Keterampilan pra-menulis
Anak juga akan lebih cepat dan mudah belajar menulis jika ia memiliki otot lengan dan jari tangan yang kuat dan lentur, sehingga ia bisa:
  • Memegang alat tulis dengan benar.
  • Menarik garis dengan tegas dan tekanan yang cukup.
  • Membuat berbagai bentuk dasar: garis, lengkung, lingkaran, kotak, dll.
Sumber: Parents Guide (september,2010)

No comments:

Post a Comment